Untuk istri (sebuah syair renungan singkat bagi wanita). Untuk semua wanita yang bergelar istri maupun yang bakal menjadi istri. Untuk dihayati apa yang terbetik dalam syair di bawah ini:
Pernikahan ataupun perkawinan,
Membuka tabir rahasia suami yang menikahi kamu,
Tidaklah seMULIA MUHAMMAD,
Tidaklah seTAKWA IBRAHIM
Pun tidaklah seTABAH AYUB,
Ataupun seGAGAH MUSA
Apalagi seTAMPAN YUSUF
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman, yang punya cita-cita membangun keturunan yang shaleh
Pernikahan ataupun perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Suami menjadi pelindung, kamu penghuninya
suami adalah nakhoda kapal, kamu adalah navigatornya
suami bagaikan balita yang nakal, kamu adalah penuntun kenakalannya
saat suami menjadi raja, kamu nikmati anggur singgasananya
seketika suami menjadi bisa, kamu penawar obatnya
seandainya suami manusia yang lancing, sabarlah memperingatkannya
pernikahan ataupun perkawinan,
mengajarkan kita perlunya iman dan takwa untuk belajar meniti sabar dan ridha
karena memiliki suami yang tidak segagah mana, justru kamu kan tersentak dari alpa
Kamu bukanlah Khadijah yang begitu sempurna dalam menjaga,
Pun bukanlah Hajar yang begitu setia dalam sengasara,
Kamu Cuma wanita akhir zaman, yang berusaha menjadi sholeha…
[anonym]