ceritarahma

sekedar berbagi pengalaman hari ini

adikku sayang April 26, 2009

Diarsipkan di bawah: reality — rahmawidya @ 3:23 pm

kaget. waktu ketemu kamu pertama kali untuk 2 tahun ini. kamu tau, aku kangen. kangen banget.

aku cari kamu ke rumah, tapi ga ketemu. aku cari no. tlp kamu, tapi tetep ga ada yang tau.

kemaren, akhirnya aku ktemu kamu. seneng, seneng banget. kl waktu kemarin, kita sama2 punya banyak waktu, pasti aku ga akan ngelepasin kamu. aku ga akan nyia-nyiain ketemu sama kamu.

pertemuan kemarin terlalu singkat. terlalu singkat untuk cerita semua hal yang udah kamu alamin. terlalu singkat sampe ninggalin begitu  banyak pertanyaan di kepala aku tentang kamu. ya, perubahan kamu. perubahan total. perubahan yang ga pernah aku sangka sebelumnya.

adik kecilku..

ada apa ini???ada apa denganmu??? kenapa semua menjadi sangat berubah??maafkan aku karena tak pernah ada di dekatmu 2 tahun ini…

adik kecilku…

aku tetap ada disini…jika kamu membutuhkanku…aku ada disini…

cepat kembali adikku…karena hidup takkan berulang dua kali…

karena hidup terlalu singkat untuk dilalui…

 

5 cm Desember 5, 2008

Diarsipkan di bawah: rewrited — rahmawidya @ 10:44 am

Setiap kamu punya mimpi atau keinginan atau cita-cita, kamu taruh disini, di depan kening kamu..jangan menempel. Biarkan dia menggantung…mengambang..5 cm di depan kening kamu..jadi dia ga akan pernah lepas dari mata kamu. Dan sehabis itu yang kamu perlu Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat keatas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya serta mulut yang akan selalu berdoa. Dan kamu akan selalu dikenang sebagai orang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan cuama seonggok daging yang hanya punya nama. Kamu akan dikenang sebagai seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan hanya seorang pemimpi saja, bukan orang biasa-biasa aja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan. Tapi seseorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban cita-cita dan keajaiban keyakinan manusiayang tak terkalkulasikan dengan angka berapapun. Dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya karena kamu hanya harus mempercayainya.

 

cerita siang di comlabs :p Desember 5, 2008

Diarsipkan di bawah: reality — rahmawidya @ 10:43 am

dan kelam pun berganti terang ketika kita kembali diatas kebahagiaan. ya, hidup itu roda, dan beruntunglah ketika kita berhasil melewati terjalnya bukit duka dan kembali di jalan datar hidup yang bahagia.
Makasih ya 4WI, saat hamba benar-benar merasa sebagai orang yang paling menderita, saat itu pula Kau tunjukan pada hamba kebesaranMu. Duka ini tak sebanding dengan duka orang-orang itu. Duka ini hanya sebagian kecil dari duka mereka. Dan dengan duka ini pula, hamba mulai mengerti untuk melihat hidup dari sisi yang berbeda, perspektif yang lain. Dan 4WI, biarkan hamba untuk terus menyelami arti hidup dari setiap perjalanan ini, dari terjalnya cobaan yang Kau siapkan untuk hamba, agar hamba dapat terus dan terus memperbaiki diri serta berusaha untuk senantiasa bersyukur….

 

Kisah selembar waktu [Adaptasi terjemah QS. Al Ashr] Desember 5, 2008

Diarsipkan di bawah: rewrited — rahmawidya @ 8:54 am

Demi selembar waktu yang melayang-layang di cakrawala

Melintas nasib dan usia, membuka nafas dan bencana

Menguak tabir dunia, dan menyimpan misteri manusia

Sesungguhnya orang-orang dihadapkan pada sebuah cermin kebimbangan

Mengeja sejumlah makna

Yang tersirat di gelap waktu

Demi selembar waktu

Sesungguhnya orang-orang terjebak dalam arus kerugian!

Kecuali mereka yang senantiasa beriman dan beramal shaleh

Serta membisikkan kata-kata kebenaran

Sejauh-jauh lintasan suara

Dan saling mengingatkan makna kesabaran

Kepada sesama manusia penghuni alam semesta

[Ariffin Noor Hasymi; Nov’86]

 

Kodok vs Ular Desember 5, 2008

Diarsipkan di bawah: rewrited — rahmawidya @ 8:52 am

Kodok vs Ular

Dalam dunia kesehatan untuk mencegah racun/ bisa ular menyebar ke seluruh tubuh yaitu dengan jalan memasang/ mengikat (tourniquet) di atas daerah yang dipatuk agar peredaran darah tertahan hingga racun tidak mengalir ke seluruh tubuh. Maka pikirkanlah, seandainya ular tersebut mematuk di daerah leher, haruskah leher kita juga diikat? Solusinya,kodok alias katak. Seekor katak yang dibelah dua kemudian diletakan pada daerah yang dipatuk ular maka sang katak akan menyerap bisa ular tersebut hingga tubuhnya berwarna hitam. Maka ucapkanlah Alhamdulillah, karena Tuhan telah menciptakan keajaiban ini untuk menolong manusia dari bisa ular yang mematikan. [Annida]

 

untuk wanita Desember 5, 2008

Diarsipkan di bawah: rewrited — rahmawidya @ 8:44 am

Untuk istri (sebuah syair renungan singkat bagi wanita). Untuk semua wanita yang bergelar istri maupun yang bakal menjadi istri. Untuk dihayati apa yang terbetik dalam syair di bawah ini:

Pernikahan ataupun perkawinan,

Membuka tabir rahasia suami yang menikahi kamu,

Tidaklah seMULIA MUHAMMAD,

Tidaklah seTAKWA IBRAHIM

Pun tidaklah seTABAH AYUB,

Ataupun seGAGAH MUSA

Apalagi seTAMPAN YUSUF

Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman, yang punya cita-cita membangun keturunan yang shaleh

Pernikahan ataupun perkawinan,

Mengajar kita kewajiban bersama,

Suami menjadi pelindung, kamu penghuninya

suami adalah nakhoda kapal, kamu adalah navigatornya

suami bagaikan balita yang nakal, kamu adalah penuntun kenakalannya

saat suami menjadi raja, kamu nikmati anggur singgasananya

seketika suami menjadi bisa, kamu penawar obatnya

seandainya suami manusia yang lancing, sabarlah memperingatkannya

pernikahan ataupun perkawinan,

mengajarkan kita perlunya iman dan takwa untuk belajar meniti sabar dan ridha

karena memiliki suami yang tidak segagah mana, justru kamu kan tersentak dari alpa

Kamu bukanlah Khadijah yang begitu sempurna dalam menjaga,

Pun bukanlah Hajar yang begitu setia dalam sengasara,

Kamu Cuma wanita akhir zaman, yang berusaha menjadi sholeha…

[anonym]

 

untukmu… November 14, 2008

Diarsipkan di bawah: puisi dan teman-temanya — rahmawidya @ 9:25 am
Tags:

Disini menunggumu..

Entah sampai kapan, tapi aku tahu kau kelak akan bersamaku..

Disini menunggumu..

Hingga kadang bertanya, adakah kini kau dekat denganku

Adakah kini kau senantiasa ada di hadapku

Ataukah kau masih jauh disana, di belahan bumi lainnya

Atau di pelosok Indonesia yang entah dimana…

Entahlah…

Disini menunggumu..

Tetap disini…

Hingga kelak kita kan bertemu

Menyempurnakan setengah agamaku

Dan menyudahi kesendirianku…

Amin…

 

perubahan setelah 6 tahun November 12, 2008

Diarsipkan di bawah: puisi dan teman-temanya — rahmawidya @ 5:23 pm

Aku pikir, semua tak akan berubah. Semua akan berjalan seperti biasa. Seperti dulu. Seperti enam tahun lalu, kurang lebih. Tapi ternyata, memang tak akan pernah ada hal yang sama, selalu sama. Semua akan berubah. Termasuk sebuah persahabatan. Mungkin, semuanya karena waktu. Karena waktu yang membuat kita lebih dewasa dan memberikan perubahan terhadap cara pandang, cara berfikir, cara bergaul, cara berbicara, dan cara-cara lain yang memang berubah dari 6 tahun lalu.

Ya. Semua berubah. Tapi bukan berarti tercipta jarak. Bukan berarti sekarang menjadi tak nyaman untuk saling menasehati. Bukan berarti sekarang sulit untuk menjadi cermin. Bukan berarti meluluhlantakan sebuah persahabatan hanya karena perbedaan cara berfikir dan cara pandang. Bukan. Tidak terasakah, saat ini, persahabatan ini hanya bentuk sebuah kenangan. Hanya sebuah memoar yang bisa membuat kita tertawa dan bangga akan sebuah kenangan?

Hati-hati ini telah jauh. Tapi belum terlalu jauh, kupikir. Hati-hati ini masih bisa kembali seperti dulu, tentunya dengan sebuah perubahan atas nama kedewasaan. Tak apa. Aku tahu dan aku sadar kini, sebuah kedewasaan dalam persahabatan memang akan terjadi dan sangat dibutuhkan. Kembali kesini, ke titik ini. Dengan sebuah kerinduan akan persahabatan yang lebih dewasa dari enam tahun lalu.

 

no idea Februari 20, 2008

Diarsipkan di bawah: puisi dan teman-temanya — rahmawidya @ 9:36 am

ada lelah setitik saja
ya, setitik…
lelah menunggu hari yang tak jua menghampiri
lelah menunggu waktu yang tak jua berpihak padaku

sang malam berkata:
‘berikan aku sebuah cahaya, sedikit saja,
agar aku tak terlalu gelap dalam dunia senyap”

pagi pun menghampiri
tapi ternyata, belum cukup hari untuk kini berbagi
belum saatnya
belum

belum saat ini,
mungkin nanti
suatu saat nanti

aku yakin.

 

arti golongan darah B November 16, 2007

Diarsipkan di bawah: rewrited — rahmawidya @ 9:40 am

Katanya, baca d indago, edisi lama sih, golongan
darah B punya karakter kaya d bawah ini:

Orang yang bergolongan
darah B cenderung penasaran n tertarik terhadap segalanya

Mereka juga cenderung
mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalo sedang suka dengan sesuatu
biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan

Tapi biasanya mereka
bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang dikerjakannya

Mereka cenderung ingin
menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan
biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan
yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara
berbarengan

Mereka dari luar terlihat
cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama
sekali berbeda dengan yang ada di dalam diri mereka

Mereka bisa dikatakan
sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.

si sayah golongan darahnya B, beneran gtu kaya gini??